Catatan Umroh

 

1C12C608-9B54-40CB-820A-8084CE8662A7.jpeg

Perjalanan kali ini, ingin saya sharing, supaya teman2 yg berencana umrah atau haji lebih aware dan safe.
Ada beberapa hal yg bisa jadi ref:

Pick your travel agent
1. Kalu kita sudah niat utk umroh atau haji, maka hal yg pertama perlu kita lakukan adalah memiliki pengetahuan bagaimana umroh dan haji yg sesuai tuntunan/ napak tilas nabi.
Tidak semua tour travel yg menyelenggarakan umroh paham hal begini ini. Tidak berarti semakin mahal paket semakin dijamin pelaksanaan nya sesuai tuntunan rosul. Karena biaya paket tsb lebih mencerminkan fasilitas yg diterima, spt pesawat, hotel, bus 🚌 yg dipakai, makanan di hotel/ bus. Semakin mahal semakin bagus pastinya.
Yg lebih penting adalah content nya, bukan bungkusnya. Dan apa yg ada dalam tuntunan Nabi, dikerjakan secara tertib, karena sebenernya tatacara umrah dan haji sangat simpel, tidak serumit buku2 tebal yg diberikan Travel.

2. Siapa pembimbing nya?
Kadang saya melihat bhw orang indo itu manut aja apa yg dikatakan ustadz, tidak tahu bagaimana mestinya tatacara umrah dan haji yg benar. Karena tidak semua yg di panggil ustadz mengerti bagaimana umrah dan haji seharusnya.
Bagi yg pertama kali umroh atau haji, kadang gak sempat untuk membaca, maka apa yg di katakan pembimbing semua di telan aja.

Tanya saja sama tour travel nya, siapa ustadz pembimbing nya. Apa cuma TKI yg di kasih sorban trus diberi tanggung jawab utk memimpin atau benar-benar ustadz yg mengerti dan paham caranya umroh dan haji.

Untuk bisa tahu sudah sesuai apa tidak yg di sampaikan ustadz, bisa cross cek dgn buku panduan tsb (poin no 1).

Prep stage
3. Selain dana, fisik juga harus disiapin, karena lumayan meletihkan kegiatan umroh ini.
4. Bawa obat batuk pilek, jokes yg ada: yg gak batuk cuma onta 😀. Kalu biasa pakai panadol, bawa lebih. Sharing dgn yg lain.
5. Bawa obat/salep pegel. Tawaf 7x dan sai 7x, takes up most of your energy. Betis kenceng, kaki pegel. Saya dapat ginseng dari jamaah lain, ajaib, ruarr biasa, kaki yg udah sakit banget, begitu minum ginseng langsung spt kaki baru! ( Lebay 😀).
6. Bawa tas tali, pihak travel umumnya memberikan tas yg pake resleting, tas model ini yg paling gampang dicopet, krn kondisi lautan manusia, berdesak2an membuat susah jaga tas. jadi sebaiknya pilih tas yg pake tali supaya susah di buka org lain.
7. Beli travel insurance, cek dulu dengan pihak travel, apakah harga paket sudah termasuk atau tidak? Kalu sudah, alhamdulillah.

Money money 💰
8. Kalu tukar uang, lebih murah rate nya di tanah haram, Mekah atau Madinah, karena bedanya jauh jika tukar di Jakarta. Dari beberapa money changer di Mekah, ada 1 counter money changer dekat hotel Al Shafwah, yg kurs nya bagus. Lokasi nya di belakang, dekat akses masuk keluar mobil.

9. Transaksi di toko, supermarket atau dimana saja di Mekah dan Madinah bisa pakai Rupiah. Mereka terima Rupiah dan kalu belum sempet tuker Riyal, transaksi bisa done dgn Rupiah. Jadi seperti transaksi di Indo aja.

On the Ground.
10. Di Madinah, orang- orang berlomba untuk sholat di Raudah, antara makam dan mimbar rosul.
For gentleman, sholatlah sekitar jam 12-1 malam, karena pada jam window tsb buka, raudah agak lengang, tapi kalau masuk jam 2 pagi dst, mulai padat, krn banyak yg ingin tahajud terus lanjut subuh. Sehingga jamaah duduk di raudah terus menunggu subuh. Untuk ladies, windows raudah jam 9 malem, antri dari abis sholat isya. Siap2 compete dgn emak2 Turki yg badan nya guede2.

11. Di Mekah, pintu Ka’bah dan Hijr Ismail, merupakan tempat2 yang mustajab utk berdoa. Favorit org2 utk berdoa. Tempat2 seperti ini pada waktu tawaf, rawan copet. Ada orang2 tertentu yg memanfaatkan untuk ‘bisnis’. Tas tali bisa jadi salah satu cara utk memprotek barang2 yg di bawa. Gak pernah nyangka, kalu di rumah Tuhan, ada copet. Kata orang2, hindari orang2 Africa (Nigeria dan Mesir), juga Pakistan, kalu mendekat, atau mengajak ngobrol, lebih baik hindari. Ini seperti di film ‘Focus’ nya Will Smith.

12. Joki di hajar Aswad, orang2 Indonesia ada yg menawarkan jasa joki cium Hajar Aswad, saya ketemu dengan 3 orang Madura, awalnya baik nawarin cium Hajar Aswad, tapi setelah selesai mereka akan minta uang. Again, ‘bisnis’ di rumah Allah.

13. Air zam zam Not Cold.
Di mesjidil Haram baik di Madinah maupun Mekah, disediakan tong-tong air zam zam, semua jamaah boleh minum, hampir semua airnya dingin kayak air es. Nikmat banget, tapi ujung nya batuk. Tapi di antara 5 tong air, ada 1 yg Not Cold, jadi kalu gak mau risiko batuk, pilih yg Not Cold.

14. Renovasi Mesjidil Haram di Mekah
Karena sedang perluasan mesjid, area tawaf di seputaran Ka’bah persempit, akibatnya yang bisa tawaf hanya laki2 yg berpakaian ihram serta wanita. Kalau di luar ihram, tawaf di lantai 2 dan 3. Pintu masuk di bawah juga di jaga askar dan hanya bisa di akses laki2 berihram dan wanita, seperti di Gate no 94, sebelah Gate no. I King Abdul Aziz. Sedangkan kalau masuk ke Gate no.1, langsung di arahkan ke lt.2 utk tawaf/ sholat, jaraknya otomatis juga lebih jauh utk tawaf.
Jadi kalau mau di lantai bawah, pakailah pakaian ihram utk laki-laki.

Thank you for reading my thoughts.

Sent from my iPhone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s