New Zealand: Part 2

Tulisan ini lanjutan dari tulisan sebelumnya: https://rizalplanner.com/2020/01/20/new-zealand-part-1/

Lanjut lagi gaes,

Makanan.

Paling gampang disini makan beli fast food: Mc Donalds, KFC, Burger King, Subway. Tapi gak semua kota ada franchise nya, kami pernah ke satu kota, di Franz Josef. Tidak ada sama sekali fast food seperti di atas, karena kotanya hanya 100m panjangnya (kecil banget ya). Jadi kalu mau makan, bisa makan di restoran yang ada atau belanja di supermarket setempat, terus masak di dapur tempat kita nginep. Kalau di kota gede seperti Queenstown dan Christchurch, ada pilihan makanan asia seperti Vietnam dan Thai. Nasi goreng nya enak dan porsinya gede. Seporsinya cukup untuk perut 2 orang melayu. Imigran india juga banyak di NZ, selain banyak pekerja di supermarket, fast food dan toko-toko, mereka juga bisnis restoran disini.

Yang paling hits, ada di Queenstown, Fergburger. Porsi gede, dan taste nya emang enak. Kalu mau beli, lebih baik pagi-pagi sebelum jam makan, jam 9 mereka udah buka, karena kalau jam makan siang atau malam, antriannya bisa 40 menit. Kami sendiri antrinya terhitung cepat, hanya 2 menit karena masih pagi, tapi proses order sampai selesai, makan waktu 10 menit. Belum ke Queenstown kalau belum nyobain burger ini.

 

Tujuan wisata.

Landscape New Zealand memang cantik sekali. Gunung, Danau, Sungai, Selat, Teluk, Batu-batuan seperti kue pancake seperti Pancake Rocks dan Blowholes di Punakaiki, Pantai Barat, South Island, NZ.

IMG_3253

Ada lagi Glacier (ini kira-kira tumpukan es yang sangat tebal, bisa dilihat di pegunungan di Franz Josef di South Island). Untuk bisa melihat Glacier yang ada di Franz Josef, di South Island NZ. Kami harus jalan 90 menit untuk bisa melihat gunung yang di selimuti es. (Glacier seperti ini selain di New Zealand, ada juga di Norway dan Canada).

Ada lagi yang di sebut Fjords (kira-kira seperti teluk yang terjadi karena proses lelehan gletser atau glacier, ini bisa dilihat di Milford Sound, South Island). Sejauh mata memandang langit biru dengan landscape yang luar biasa indah nya.

Ada banyak danau dan gunung yang kita kunjungi, di antaranya Lake Wakatipu yang ada di Queenstown, Lake Matheson yang seperti cermin, Lake Tekapo deket Christchurch. Mount Cook. Semuanya punya keunikan tersendiri, yang pasti cantik banget. Ada yang mengejutkan pas kita ke Mount Cook Airport, bahwa udaranya tidak sedingin dengan ekspektasi kita bahwa sekitar gunung es pasti dingin banget, ternyata cukup pake kaos saja. Tidak perlu sampai pakai jaket berlapis-lapis.

Yang paling menarik memang di Queenstown, selain kotanya cantik terletak di pinggir danau, banyak kegiatan dan atraksi yang menarik disini. Mereka bilang Queenstown adalah adventure capital of the world. Ada paket kegiatan yang namanya Shotover Jet, promosinya heboh, bagus banget, naik jet ski, ngelewatin Gorge (ini gambarannya kayak sungai yang melintas di antara gunung-gunung, ada yang bebatuan, ada yang warna nya turquoise, ada beberapa Gorge yang luar biasa indahnya di NZ). Nah paket jet boat ini ternyata masih kalah heboh kalau dibandingkan dengan arung jeram di Citarik, atau di Bali atau di Yogya yang pernah penulis ikutin. Kayaknya kurang greget banget. Cuma muter-muter doang dengan high speed jet, manuver nya muter-muter sambil splashing jet ke kanan kiri sambil ngelewatin batu-batuan di Gorge ini. Memang driver nya highly skilled, tapi muter-muter 30 menit, kurang begitu greget kalau yang udah pernah ikutan rafting di Indonesia. Kita gak di kasih tahu kalau harus bawa penutup muka karena angin di jet boat ini emang kenceng banged. ~85 km/jam. Juga kita gak di kasih tahu, bahwa ada stop nya, dimana driver bisa ngobrol dengan penumpang nya, nah pada saat seperti ini kan kita bisa selfie/wefie dengan kamera ponsel. Sementara di awal dah dilarang gak boleh bawa handphone. Kecuali mau pake Go Pro dengan strap di kepala. Di awal, kita difoto dan kalau mau foto tersebut, bayar NZ$ 20. Untuk satu foto cetak dengan file online. Kalau mau video nya bayar lagi sekian puluh dollar. Kalau mau foto dan video plus file online, bayar lebih mahal lagi. Halah…

Ada banyak kegiatan lain yang di jual disini, seperti paragliding, skydive (make sure you gaes oredi haf insurance ya..:) ), jet cruise di danau, canyoing (yang ini kayak main-main di alam, jalan, loncat2, berenang, sliding, di sungai, di air terjun, turun pake tali lewat jalur air terjun, lalu di bawahnya ada sungai). Hazeek banget, tapi sayang kita gak ikutan karena durasinya lumayan lama, ½ hari atau 1 hari.

Yang lain yang kami ikut adalah Milford Sound Nature Cruise. Untuk kesini, bisa drive dari Te Anau, kira-kira 1,5 jam. Ada terowongan yang membelah gunung, area dimana tidak ada sinyal sama sekali, GPS off. Waktu untuk cruise kita pilih yang jam 10.30 am, paling telat at least jam 10.10 am sudah stand by. Parkir disini parkir paling mahal yang pernah saya bayar, $30 untuk 3 jam, bayar di depan. Jalan ke dermaganya sekitar 5 menit. Bayarnya harus pake kartu kredit. Ada juga tempat parkir gratis, tapi dari lokasi, perlu jalan 30-40 menit ke dermaga, mayan jauh. Cruise nya sendiri 1 jam 45 menit. Kapalnya lumayan besar, ada deck di atas untuk melihat fjords selama cruise berlangsung. Yang ini beda dengan kapal yang dipakai waktu ngelewatin Cook Strait, yang ini jalan nya pelan, jadi penumpang tetap boleh di atas selama perjalanan. Ada banyak operator cruise disini, tinggal pilih, harga mirip-mirip, rute juga, tinggal servis saja yang membedakan.

IMG_3991

IMG_3986IMG_4000

Kami juga mampir ke Hobbiton. tempat pembuatan film Lord of The Ring. Yang ini lokasinya ada di Rotorua, North Island,. Gak bisa pergi sendiri kesini, harus beli paket tour yang sudah di organize. Jadi kita beli tiketnya di tempat atau lewat Klook Apps, untuk ikut bus tour, pergi dan pulang bareng dalam satu group. Ada tour guide nya juga. Tempatnya luas banget, jadi setelah sampai di tempat, turun dari bus, kita di ajak tour jalan kaki keliling bukit tempat LOTR dibuat.

IMG_4565

Anyway, NZ is a beautiful country, laid back, orang-orang nya santai, aktivitas dan kegiatannya lebih prefer di outdoor. Weekend, hari libur nasional seperti tahun baru di isi dengan mancing di laut, duduk-duduk di pinggir pantai. Atau camping di taman kota, gelar tiker. Enjoying life banged.

Would love to go back again someday.

 

Disclaimer:

Tulisan dan foto-foto pribadi ini semata-mata sharing pengalaman pribadi. Jika ingin mengutip atau mengambil, silakan mintakan ijin terlebih dahulu kepada penulis.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s