Michael Jackson’s story

 

photo source: telegraph.co.uk

photo source: telegraph.co.uk

Siapa yang tidak tahu Michael Jackson (MJ)? Seorang penyanyi, penulis lagu, dancer, koreografer, produser musik, pebisnis dan philantrophist. Lahir pada 29 Agustus 1958, tercatat sebagai entertainer paling sukses menurut Guinness World Records.

The King of Pop yang sudah meninggal 4 tahun yang lalu, 25 Juni 2009. Sang Raja Pop meninggalkan 3 orang anak: Prince Michael, 16 tahun, Paris, 15 tahun dan Prince Michael II, 11 tahun.

Alkisah sang Raja Pop sebelumnya meninggal mempunyai asuransi jiwa yang preminya selalu dibayarkan oleh asistennya. Tapi beberapa bulan sebelum kematian MJ, asistennya di duga menggelapkan uang premi tersebut, sehingga kewajiban pembayaran premi asuransinya yang terakhir lapse. Kejadian ini berakibat fatal bagi anak-anak MJ sebagai penerima manfaat dari asuransi tersebut, sehingga mereka yang seharusnya menerima US$ 22,5 juta, akhirnya hanya menerima US$ 2,5 juta. Kalau dengan kurs sekarang Rp. 10.000, kurang lebih hanya terima Rp. 25 milyar dibandingkan seharusnya Rp. 225 milyar.

Premi asuransi merupakan kewajiban yang harus di penuhi oleh pemegang polis asuransi sampai waktu tertentu, apabila lapse (terlewatkan) masa pembayarannya, maka dapat berakibat berakhirnya polis asuransi  (terminate). Dalam polis asuransi, ada grace period (tenggang waktu) untuk pembayaran premi asuransi, apabila pembayaran dilakukan masih dalam tenggang waktu tersebut, maka polis tetap berlaku. Misalnya tanggal  payment due 14 Juli 2013, grace period nya 30 hari, artinya masa pembayaran premi masih bisa di tolerir sampai 14 Agustus 2013, bila pembayaran dilakukan sebelum tanggal 14 Agustus 2013 maka polis masih tetap berlaku, tapi bila dilakukan setelah tanggal 14 Agustus 2013, maka polis berakhir. Dalam kasus MJ di atas, pembayaran tidak dilakukan sampai batas grace period tersebut. Sehingga anak-anak nya nangis bombay sampai nangis darah, yang mestinya dapat puluhan juta dollar dari kematian bapaknya, karena kelakuan si asisten, maka hilanglah manfaat total asuransinya.

Pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah di atas, meskipun anda seorang selebriti, sangat super sibuk sekali di kantor atau bisnis anda, tapi bila untuk kepentingan keluarga anda, anak-anak tercinta anda yang menjadi beneficiary dari asuransi jiwa anda, bayarlah SENDIRI premi asuransi anda tepat waktu, sehingga kejadian keluarga MJ tidak menimpa keluarga anda.

 

Catch me: @rizalplanner

Email me: rizal.planner@gmail.com

ACCIDENT DOES HAPPEN

pitchero.com

pitchero.com

Pagi ini kita di kejutkan berita duka cita, salah satu ustadz terkenal meninggal dunia karena kecelakaan motor gede, berita-berita di sosial media menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut kecelakaan tunggal, dini hari Jumat 26 April 2013. Mungkin habis memberikan ceramah hingga larut malam, kita tidak tahu. Tulisan kali ini tidak membahas mengenai si ustadz tapi mengenai pentingnya asuransi kecelakaan diri sebagai bagian dari perencanaan keuangan.

Kecelakaan bisa menimpa pada siapa saja, termasuk diri kita sendiri. Contoh lain kecelakaan diri adalah  karena terinjak kulit pisang hingga menyebabkan jatuh, atau karena memanjat tangga untuk membetulkan langit-langit, lampu atau apapun itu yang menyebabkan kita jatuh. Semua itu masuk dalam kategori kecelakaan diri. Di sinilah pentingnya kita mempunyai asuransi kecelakaan diri (Personal Accident). Karena jika terjadi apa-apa dengan kita, maka ada asuransi yang memberikan proteksi pada kita, apakah itu biaya medis yang harus dikeluarkan akibat kecelakaan sampai kehilangan jiwa seperti contoh kasus ustadz di atas.

Kecelakaan menurut definisi Polis Standar Asuransi Kecelakaan Diri Indonesia adalah suatu kejadian atau peristiwa yang mengandung unsur kekerasan baik yang bersifat fisik maupun kimia yang datangnya tiba-tiba, tidak dikehendaki atau direncanakan, termasuk keracunan, mati lemas atau tenggelam.

Asumsikan berita-berita tersebut benar, maka kecelakaan motor tersebut di perkirakan tidak direncanakan dan mengandung unsur kekerasan fisik karena menabrak pohon palem, jika masuk dalam definisi Polis Standar maka pihak asuransi akan memberikan uang pertanggungannya pada si ahli warisnya, misalnya dalam kasus ini istrinya si ustadz. Tapi jika ternyata ditemukan bahwa kecelakaan tersebut terdapat unsur kesengajaan atau direncanakan, maka pihak asuransi berhak untuk menolak klaim. Pihak asuransi bisa melakukan investigasi untuk kecelakaan, apalagi jika uang pertanggungannya guede.

Hal lain yang perlu di perhatikan dalam membeli asuransi kecelakaan diri adalah luasnya jaminan, maksudnya coveragenya apakah termasuk bila mengemudi sepeda motor, karena jika termasuk maka akan di cover si perusahaan asuransi, tapi jika tidak, maka percuma saja.

Ada juga pengecualian tambahan dalam polis, seperti teroris dan huru hara, maksudnya, jika kecelakaan diri terjadi karena unsur terorisme dan atau huru hara dimana kita terlibat di dalamnya, maka pihak asuransi akan menolak klaim kita.

So guys, plan yourself better and get protected.

Catch me: @rizalplanner

Email: rizal.planner@gmail.com

GEMPA BUMI

gempa-bumi

Kemarin Jakarta banjir lagi, belum lagi adanya kebakaran di kawasan bisnis terpadu, plus macet sebagai imbasnya. Selain itu, di timur sana, di Kepulauan Solomon, di Kawasan Pacific, terjadi gempa bumi 8 skala Richter, hari ini di Pesisir Selatan Sumatera Barat & Tapanuli Selatan kisaran 5 skala richter.

Banjir, kebakaran, gunung meletus dan gempa bumi merupakan sesuatu yang tidak di duga dan tidak di harapkan untuk terjadi pada kita, dalam bahasa asuransinya Act of God.

Kita tentu masih ingat tsunami di Aceh, gempa di Jogja, letusan gunung Merapi, dan masih banyak gempa-gempa lainnya sebelumnya di bumi Indonesia tercinta ini yang bersifat katastropi, kerugian yang sangat besar.

Konon menurut para ahli, Indonesia terletak di pertemuan lempeng bumi Euronasia dan lempeng Australia yang rentan bergerak, dengan banyak gunung api aktif. Ini berarti risiko yang ada pun semakin besar bagi kita penduduk Indonesia.

Seperti halnya kebakaran, banjir yang bisa kita proteksi dengan perluasan asuransi (lihat tulisan saya: Banjir), gempa bumi, letusan gunung dan tsunami, atau bahasa asuransinya Act of God pun bisa kita proteksi dengan membeli tambahan polis untuk properti kita. Dengan membeli polis tambahan, maka kita melindungi properti kita dari kerugian akibat dampak gempa.

Sudah kita lihat di Aceh, Jogja, sekitar Merapi akan dampak rumah-rumah yang hancur akibat tsunami dan gempa bumi, dan tentu untuk membangunnya kembali perlu biaya yang tidak sedikit, untuk itulah fungsi dari tambahan asuransi, untuk mengganti kerusakan yang timbul. Remember, kita membeli asuransi untuk mengganti kerugian, bukan mencari untung.

Catch me: @rizalplanner

Contact merizal.planner@gmail.com

Klaim Asuransi

sumber: republika.co.id

sumber: republika.co.id

Tahukah anda bahwa klaim asuransi untuk properti tahun 2007 naik 35% dari tahun 2002, pada waktu kejadian banjir hebat di Jakarta, dan proyeksi tahun 2013 ini diperkirakan klaim akan naik 100%. Sementara klaim asuransi kendaraan karena banjir tahun 2007 naik 6% dari tahun 2002 dan proyeksinya tahun ini klaim juga akan naik. Dengan total klaim yang diproyeksikan sampai triliunan Rupiah pada 2013 ini.

Dengan kejadian banjir hebat ini, perusahaan asuransi tentu tidak akan tinggal diam, setelah menghitung-hitung klaim yang mereka bayarkan, agar tidak rugi bandar dikemudian hari kalau kejadian serupa terjadi lagi, besar kemungkinan mereka akan menaikkan premi dengan pertimbangan risk improvement – terlebih untuk properti. Maksudnya kalau ada kejadian banjir seperti ini, kita sebagai pemegang polis juga ada upaya untuk menyelamatkan properti kita dari banjir tsb, misalnya seputar bangunan dibuat dinding beton, saluran air dipelihara dengan baik.

Kita sebagai konsumen juga harus cermat dalam membeli polis misalnya untuk asuransi properti, kalau kita beli polis standar asuransi kebakaran, maka tidak secara otomatis akan mengcover banjir, oleh karena itu untuk mengcover banjir ini, kita harus menambah bayaran premi untuk memperluas jaminan termasuk banjir ini.

Kalau melihat kondisi yang parah rumah-rumah mewah di Pluit, hal lain yang perlu diperhatikan jika kita beli perluasan jaminan ini, apakah ada klausula akomodasi sementara, artinya perusahaan memberikan ganti biaya sewa rumah atau tinggal di hotel, selama rumah kita tidak layak huni akibat banjir. Tentu ada term and conditionnya. Remember, bahwa kita membeli asuransi untuk ganti rugi, bukan cari untung. Tapi tidak semua perusahaan asuransi mau memberikan klausula ini lho.

Kesimpulan: dari bencana banjir ini, kita belajar untuk lebih mempersiapkan perisai untuk melindungi keluarga dan aset kita.

Catch me: @rizalplanner
Contactrizal.planner@gmail.com

Banjir

sumber: beritasatu.com

sumber: beritasatu.com

Warga Jakarta dan sekitarnya dalam minggu ini sibuk dengan urusan banjir, hujan yang terus menerus sepanjang hari, indikator Bendungan Katulampa sudah menunjukkan level air di atas normal, dan berita-berita di media lainnya yang membuat kita harus siaga! Kalau sudah seperti ini, mau tidak mau kita akan jadi lebih alert dan protektif terhadap keselamatan keluarga kita dan aset kita. Iya kaan?

Seperti tulisan saya sebelumnya (Lindungi Aset Kita!) Salah satu cara untuk melindungi aset-aset kita seperti mobil dan rumah adalah dengan membeli asuransi. Nah polis asuransi yang meng cover banjir ini punya klausul Act of God (ini terminologi legal untuk tindakan di luar kuasa manusia, contohnya banjir di Jakarta seperti sekarang ini atau bencana alam lainnya).

Asuransi ini memberikan jaminan perbaikan atas kerugian atau kerusakan yang timbul akibat banjir atau bencana alam lainnya. Artinya jaminan tersebut hanya sebatas kerugian yang timbul saja, tidak bisa kita tambah-tambahin. Remember, bahwa kita membeli asuransi itu untuk proteksi dan bukan untuk cari untung. Klausul Act of God ini merupakan perluasan dari asuransi standar yang di jual oleh Perusahaan Asuransi Umum.

Sebelum membeli asuransi, tanya dan pelajari pasal-pasalnya dengan cermat, ada term and condition yang mesti di perhatikan, seperti kondisi pengecualian dimana pihak asuransi tidak menjamin atau minimum kerugian harus sekian juta baru diperbaiki, dsb. Kenapa? Karena pihak asuransi berhak untuk menolaknya. Contoh, misalnya untuk kendaraan, pada saat terjadi banjir, mobil kita paksakan untuk menerjang banjir (sudah tahu banjir tapi kita paksakan juga) atau pasca kebanjiran, mobil berusaha kita starter. Hal-hal tersebut sepertinya sepele, tapi akibatnya perusahaan asuransi berhak menolak klaim anda. Atau kerugian anda setelah dihitung ‘hanya’ Rp. 7 juta sementara minimum kerusakan untuk berhak meng claim Rp. 10 juta, maka Perusahaan asuransi juga berhak menolak klaim anda.

Hal penting lain yang mesti diperhatikan adalah proses klaimnya. Kemana kita harus menghubungi dan dokumen apa yang harus dipenuhi untuk proses klaim tersebut.

Kalau sudah punya polis, saya sarankan untuk periksa kembali polis anda, apakah sudah cukup terproteksi semua aset anda?

Dengan kondisi cuaca ekstrim seperti ini, at least kita sudah mempunyai payung yang melindungi aset kita dengan perluasan jaminan asuransi.

Catch me: @rizalplanner
Contact: rizal.planner@gmail.com

LINDUNGI ASET KITA!

 General-Insurance

Empat hari di awal tahun 2013 ini, koran, media sosial, TV, Radio sibuk menyiarkan berita kecelakaan salah satu anak pejabat di negeri ini. Yang jadi korban tabrak BMW X5 adalah si mobil Luxio, 2 orang meninggal dan 3 luka-luka. Buat politician, ini bisa jadi senjata buat lawan politik. Buat jurnalis, berita ini akan jadi konsumsi publik yang ga ada matinya untuk dikorek terus.

Well, sebagai financial planner alias perencana keuangan yang saya lihat bahwa kita sebagai manusia amat sangat mungkin untuk lengah dan mengalami kecelakaan. Dan untuk melindungi aset kita dari kejadian tersebut kita perlu perlindungan alias asuransi seperti dalam kasus ini untuk kendaraan bermotor kita (please note saya bukan agen asuransi yaa).

Jika kita punya kendaraan bermotor apalagi sekelas BMW X5 maka asuransi bukan kayaknya perlu, tapi kudu punya. Tulisan kali ini saya batasi untuk Asuransi Kendaraan Bermotor saja, supaya tidak terlalu luas. Produk Asuransi Kendaraan Bermotor ini di jual oleh perusahaan asuransi umum, inget ya ada perusahaan asuransi yang menjual produk Asuransi Jiwa dan ada yang menjual Asuransi Non Jiwa alias Umum.

Ada bermacam-macam Asuransi Umum yang ada di pasaran, seperti Asuransi Kendaraan Bermotor, Asuransi Kebakaran Rumah (bayangkan kalau rumah kita kebakaran, ga punya asuransi, mau tinggal dimana? Mau jadi gembel di jalanan?? Ga punya cukup duit buat bangun lagi) dan masih 13 jenis asuransi umum lainnya.

Kalau kita beli kendaraan bermotor dengan cara nyicil, maka otomatis kita akan ditawari asuransi. Pilihlah asuransi yang meng cover all risk alias comprehensive, artinya yang memberikan jaminan kerugian sebagian maupun menyeluruh, selain itu juga punya perlindungan third party liabilitie (TPL). Untuk third party liabilities, sebagai gambaran sederhananya kalau ada apa-apa dengan pihak ketiga yang kita tabrak, maka asuransi akan menanggung pihak ketiga, dalam kasus ini si mobil Luxio. Third party liabilities ini merupakan extension atau extended coverage buat kita dan otomatis ada hitungan tambahan premi yang harus dibayarkan. Di luar negeri, premi ditentukan oleh usia, jenis kelamin dan claim record, kalau di sini, premi ditentukan oleh usia kendaraan, harga kendaraan, jenis kendaraan (penumpang, truk), dan penggunaan (umum atau pribadi).  

Ada 4 prinsip yang harus di perhatikan pada waktu kita membeli asuransi, yang pertama Utmost good faith, beli asuransi dengan niat terbaik, kedua Insurable interest, yang beli asuransi dan yang di asuransikan ada kepentingan hukum, ketiga Indemnity, beli asuransi untuk mengganti kerugian financial, bukan cari untung, yang terakhir prinsip Proximate cause, penyebab terdekat terjadinya risiko.

Kesimpulannya: yuk kita lindungi diri kita sekeluarga dan aset kita, lets have peace of mind with insurance!

 

Catch me:  @rizalplanner

Contact:  rizal.planner@gmail.com

Financial Planner Uang dan Keluarga