GEMPA BUMI

gempa-bumi

Kemarin Jakarta banjir lagi, belum lagi adanya kebakaran di kawasan bisnis terpadu, plus macet sebagai imbasnya. Selain itu, di timur sana, di Kepulauan Solomon, di Kawasan Pacific, terjadi gempa bumi 8 skala Richter, hari ini di Pesisir Selatan Sumatera Barat & Tapanuli Selatan kisaran 5 skala richter.

Banjir, kebakaran, gunung meletus dan gempa bumi merupakan sesuatu yang tidak di duga dan tidak di harapkan untuk terjadi pada kita, dalam bahasa asuransinya Act of God.

Kita tentu masih ingat tsunami di Aceh, gempa di Jogja, letusan gunung Merapi, dan masih banyak gempa-gempa lainnya sebelumnya di bumi Indonesia tercinta ini yang bersifat katastropi, kerugian yang sangat besar.

Konon menurut para ahli, Indonesia terletak di pertemuan lempeng bumi Euronasia dan lempeng Australia yang rentan bergerak, dengan banyak gunung api aktif. Ini berarti risiko yang ada pun semakin besar bagi kita penduduk Indonesia.

Seperti halnya kebakaran, banjir yang bisa kita proteksi dengan perluasan asuransi (lihat tulisan saya: Banjir), gempa bumi, letusan gunung dan tsunami, atau bahasa asuransinya Act of God pun bisa kita proteksi dengan membeli tambahan polis untuk properti kita. Dengan membeli polis tambahan, maka kita melindungi properti kita dari kerugian akibat dampak gempa.

Sudah kita lihat di Aceh, Jogja, sekitar Merapi akan dampak rumah-rumah yang hancur akibat tsunami dan gempa bumi, dan tentu untuk membangunnya kembali perlu biaya yang tidak sedikit, untuk itulah fungsi dari tambahan asuransi, untuk mengganti kerusakan yang timbul. Remember, kita membeli asuransi untuk mengganti kerugian, bukan mencari untung.

Catch me: @rizalplanner

Contact merizal.planner@gmail.com

Banjir

sumber: beritasatu.com

sumber: beritasatu.com

Warga Jakarta dan sekitarnya dalam minggu ini sibuk dengan urusan banjir, hujan yang terus menerus sepanjang hari, indikator Bendungan Katulampa sudah menunjukkan level air di atas normal, dan berita-berita di media lainnya yang membuat kita harus siaga! Kalau sudah seperti ini, mau tidak mau kita akan jadi lebih alert dan protektif terhadap keselamatan keluarga kita dan aset kita. Iya kaan?

Seperti tulisan saya sebelumnya (Lindungi Aset Kita!) Salah satu cara untuk melindungi aset-aset kita seperti mobil dan rumah adalah dengan membeli asuransi. Nah polis asuransi yang meng cover banjir ini punya klausul Act of God (ini terminologi legal untuk tindakan di luar kuasa manusia, contohnya banjir di Jakarta seperti sekarang ini atau bencana alam lainnya).

Asuransi ini memberikan jaminan perbaikan atas kerugian atau kerusakan yang timbul akibat banjir atau bencana alam lainnya. Artinya jaminan tersebut hanya sebatas kerugian yang timbul saja, tidak bisa kita tambah-tambahin. Remember, bahwa kita membeli asuransi itu untuk proteksi dan bukan untuk cari untung. Klausul Act of God ini merupakan perluasan dari asuransi standar yang di jual oleh Perusahaan Asuransi Umum.

Sebelum membeli asuransi, tanya dan pelajari pasal-pasalnya dengan cermat, ada term and condition yang mesti di perhatikan, seperti kondisi pengecualian dimana pihak asuransi tidak menjamin atau minimum kerugian harus sekian juta baru diperbaiki, dsb. Kenapa? Karena pihak asuransi berhak untuk menolaknya. Contoh, misalnya untuk kendaraan, pada saat terjadi banjir, mobil kita paksakan untuk menerjang banjir (sudah tahu banjir tapi kita paksakan juga) atau pasca kebanjiran, mobil berusaha kita starter. Hal-hal tersebut sepertinya sepele, tapi akibatnya perusahaan asuransi berhak menolak klaim anda. Atau kerugian anda setelah dihitung ‘hanya’ Rp. 7 juta sementara minimum kerusakan untuk berhak meng claim Rp. 10 juta, maka Perusahaan asuransi juga berhak menolak klaim anda.

Hal penting lain yang mesti diperhatikan adalah proses klaimnya. Kemana kita harus menghubungi dan dokumen apa yang harus dipenuhi untuk proses klaim tersebut.

Kalau sudah punya polis, saya sarankan untuk periksa kembali polis anda, apakah sudah cukup terproteksi semua aset anda?

Dengan kondisi cuaca ekstrim seperti ini, at least kita sudah mempunyai payung yang melindungi aset kita dengan perluasan jaminan asuransi.

Catch me: @rizalplanner
Contact: rizal.planner@gmail.com