INVESTASI JANGKA PENDEK, JANGAN BELI EMAS MENCICIL

 

emas-batangan

rizalplanner_Tab Kontan 31Jul17

Emas memang sangat populer untuk investasi, tidak ada matinya, gak kenal jaman, dari dulu sampai sekarang, emas selalu menjadi pilihan untuk investasi. Untuk investasi emas khususnya Logam Mulia (LM) atau goldbar saat ini dimudahkan dengan adanya berbagai macam pilihan untuk membeli emas, baik online maupun secara fisik datang ke toko emas, pegadaian maupun bank syariah tertentu.

Pembelian LM secara fisik bisa dilakukan baik secara tunai, cicilan atau menabung emas. Ideal nya kita membeli emas LM dalam kepingan yang ekonomis seperti 100 gram, dimana harga per gram nya lebih murah di bandingkan kepingan standar 1,2,5,10, 25 dan 50 gram. Semata-mata karena ongkos produksi kepingan logam yang lebih kecil lebih besar dibandingkan kepingan yang 100 gram.

Dalam 30-60 hari terakhir emas dalam trend bearish market, meskipun sempat rebound tapi kemudian turun lagi. Banyak orang yang membeli emas LM hari-hari terakhir ini, memanfaatkan momentum bearish ini. Pegadaian menawarkan jasa pembelian emas LM secara cicilan, dimana kita bisa membeli LM dengan harga hari ini atau pada saat akad (jika menggunakan bank Syariah), plus tambahan perhitungan administrasi dan jasa penyimpanan, dengan cara mencicil selama 1, 3, 6, 12, 18, 24 dan 36 bulan.

Untuk membeli emas dengan menggunakan metode cicilan di Pegadaian, ada beberapa hal yang mesti kita perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli emas LM secara cicilan.

Pertama, adanya margin setiap pembelian LM baik cash maupun cicil.

Sebagai ilustrasi, misalnya kita membeli 100 gram LM Antam dengan harga pasar saat ini Rp. 56.200.000, tapi karena Pegadaian menerapkan margin baik beli secara mencicil maupun beli cash, maka harga beli cash LM Antam harus ditambah 3% dari harga pasar, sehingga harga yang dibayarkan menjadi Rp. 57.886.000 (lihat tabel 1 di bawah). Artinya meskipun kita mampu beli cash, kita tidak bisa dapat harga pasaran LM Antam, karena ada margin untuk Pegadaian.

Tabel 1

Unit Harga pasar LM (Rp.) Harga Jual Pegadaian (Rp.) Margin % Margin Harga Beli Kembali (Rp.)
100 gram          56.200.000    57.886.000                1.686.000 3%                        53.700.000

 

Kedua, harga jual tersebut belum termasuk biaya administrasi, materai dan asuransi. Analoginya sama seperti kalau kita beli properti secara kredit, pasti akan ada biaya-biaya yang timbul atau yang disebut biaya-biaya untuk memperoleh kredit tersebut. Sama halnya dengan properti, semakin tinggi nilai properti semakin besar asuransinya, begitu juga nilai emas, semakin tinggi nilai emasnya, semakin besar pula asuransi yang harus di bayarkan.

Yang ketiga, prosentase kenaikan harga emas belum tentu lebih tinggi dari prosentase bunga cicilan.

Ilustrasinya, kalau kita beli LM secara mencicil di Pegadaian, misalnya untuk pembelian LM 100 gram selama 12 bulan, maka ada down payment atau uang muka minimum yang harus di bayar, besarnya 34% dari harga pasar saat itu, dalam contoh ini Rp. 19.108.000, dan pastinya ada cicilan per bulan selama 12 bulan yang nilainya sebesar Rp. 3.669.460/ bulan. Jika kita hitung, maka total harga yang dibayar sampai lunas Rp. 63.141.514, yang artinya Pegadaian mengenakan bunga 12%  setahun atau kurang lebih 1% sebulan kepada kita selaku pembeli. Pengenaan bunga cicilan ini sebenarnya wajar-wajar saja, karena kita beli secara mencicil. Tapi jika kita lihat kinerja emas tahun sebelumnya (2016) kenaikan harganya hanya 8,5%, artinya jika kita asumsikan selama 1 tahun ke depan kenaikan harga emas tetap 8,5% sejak kita beli hari ini, maka emas yang kita sudah beli selama setahun imbal hasil (return) nya negatif (-3,5%)., dan kalau dihitung value dari 100 gram emas kita tersebut menjadi hanya Rp. 60.977.000 pada saat lunas 12 bulan kemudian, atau kita rugi Rp. 2.164.514.

Yang empat, kalau di jual kembali, harga beli LM Antam di Pegadaian selisih nya cukup besar, atau hanya dihargai sekitar ~95% dari harga pasar.

Dari ke empat alasan di atas itulah mengapa membeli emas fisik itu tidak direkomendasikan dengan cara mencicil di Pegadaian.

Meskipun data kinerja emas menunjukkan bahwa sampai di pertengahan tahun 2017 ini perubahan harga emas positif naik 6,7%, namun tahun 2013, 2014, 2015 perubahan harga menunjukkan penurunan -28,3%, -1,5%, -10,4% berturut-turut dan baru di tahun 2016 naik 8,5% dan tidak ada jaminan bahwa dalam jangka pendek harga emas akan terus naik. Banyak faktor yang mempengaruhi naik turunnya harga emas di dunia. Kalau tujuan kita beli emas dalam jangka pendek untuk dijual lagi setelah cicilan lunas, maka bisa bukan untung yang di dapat tapi malah jadi bunting.

Terkait dengan perubahan harga emas yang berfluktuasi tersebut, sebagai catatan beberapa tahun lalu, kita pernah dengar yang namanya berkebun emas, ‘berkebun’ dengan skema gadai dengan asumsi harga emasnya naik terus. Menggadaikan emas yang di beli untuk membeli emas yang baru, dan seterusnya. Asumsi harga naik terus dan diharapkan keuntungan yang di dapat tinggi, tapi risikonya juga pasti tinggi. Namun kalau ke depan harganya turun seperti tahun 2013-2015, maka bisa dipastikan berkebun nya akan gagal alias rugi.

Oleh karena itu jika kita membeli emas, belilah secara tunai, jika kita hanya mampu 50 gram, tidak usah dipaksakan untuk mencicil 100 gram, sesuaikan dengan kemampuan kita. Karena investasi emas memang unik, jagalah investasi anda.

CERMAT BERINVESTASI EMAS

gold 100

pic source: 4-designer.com

rizalplanner_Tab Kontan 17Jul17

Salah satu bentuk investasi yang populer di ajarkan oleh orang tua kita dulu adalah investasi emas. Investasi emas itu digunakan untuk hedging (lindung nilai) dari kekayaan kita dan untuk meredam inflasi. Mengapa emas? Karena dalam jangka panjang nilainya akan selalu naik, misalkan sebagai contoh seperti biaya naik haji dari dulu setara dengan 100 gram emas Logam Mulia (LM), pada saat 10 tahun lagi jika emas tersebut di jual, maka kenaikan biaya haji 10 tahun mendatang akan tetap terbeli dengan jumlah gram emas yang sama. Begitu dahsyat nya kekuatan emas ini. Mengapa bisa begitu? Karena simpanan atau cadangan emas tidak bertambah, belum ditemukan tambang emas baru,  cadangan emas segitu-gitu saja.  Yang bertambah permintaannya, sehingga berlaku hukum ekonomi, apabila supply nya kurang  tapi demand nya tinggi, maka otomatis harganya akan terus naik, apalagi bila kemudian permintaan sangat tinggi tapi barang sulit di dapat. Bisa dibayangkan kenaikan harganya.

Dulu, orang menyimpan emas dalam bentuk perhiasan, namun saat ini sudah semakin banyak pilihan, selain fisik seperti Logam Mulia, ada pula emas non fisik seperti kontrak emas yang di perdagangkan di Bursa Berjangka maupun lewat portal online.

Apabila ingin membeli emas non fisik secara kontrak berjangka, bisa dilakukan melalui Bursa Berjangka. Seperti layaknya orang bertransaksi saham di Bursa Efek. Ada peran broker yang dibutuhkan untuk bertransaksi emas secara kontrak. Bila kontrak beli emas kita jatuh tempo, maka terpenuhinya kontrak tersebut di jamin oleh suatu lembaga khusus, yaitu Lembaga Kliring Berjangka. Namun umumnya orang bertransaksi jual dan beli di bursa berjangka tanpa harus menunggu jatuh tempo.

Dengan kemajuan teknologi saat ini, bila ingin membeli emas LM bisa dilakukan online melalui situs Pegadaian atau portal jual beli online, disitu kita bisa melakukan transaksi beli emas layaknya beli toko fisik dan bisa di mulai dari ukuran gram yang terkecil. Fisik emas bisa kita ambil di Galeri Pegadaian bila beli di Pegadaian atau bila melalui portal online , tidak perlu buang waktu keluar rumah atau kantor, fisik emas akan dikirim.

LOGAM MULIA

Bila kita membeli Logam Mulia (LM) atau emas batangan (gold bar), berikut hal-hal yang mesti kita cermati:

Yang pertama, pastikan kita mendapatkan sertifikatnya. Saat ini di Indonesia, PT. Aneka Tambang (Antam) sebagai produsen Logam Mulia terbesar milik pemerintah yang memproduksi LM bersertifikasi. Namun sudah ada juga produsen LM swasta sekarang ini (UBS). Dari produsen LM yang ada, yang paling penting kita perhatikan dari kedua produsen tersebut adalah kadar emasnya (fineness). Untuk kadar emas LM harus 999.9. Artinya kadar emasnya hampir sempurna, hampir 100%, dikenal juga sebagai emas dengan kadar 24 karat. Jika di jual dimana pun, harga jual dan belinya sudah pasti. Sehingga harganya tidak bisa dimainkan. Di Indonesia, karena Antam merupakan satu-satunya produsen Logam Mulia milik pemerintah, maka tidak heran harganya sedikit lebih tinggi dibandingkan produsen milik swasta.

Yang kedua, pastikan no seri, yang ada di sertifikat sama dengan yang tertulis di fisik LM tersebut. Sertifikat disini maksudnya adalah sertifikat dari produsen Logam Mulia tersebut, biasanya terdapat di dalam plastik pembungkus LM tersebut, dan bertuliskan no seri, kadar dan berat dari LM tersebut.

Yang ketiga, beli LM dalam kepingan ekonomis 100 gram, karena harga pasar mengacu pada kepingan tersebut. Bila dilihat dari berat, LM produksi pemerintah yang tersedia sangat beragam, mulai dari 1,2,5,10,25,50,100,250 gram sampai 1 kilogram. Semakin kecil berat LM semakin mahal harga per gramnya. Jika kita membeli LM dengan berat 25 gram, harga per gram nya lebih mahal daripada kepingan 100 gram. Mengapa? Karena ongkos produksi untuk membuat kepingan yang lebih kecil jauh lebih besar daripada kepingan yang besar. Bila kita membeli LM, jangan beli sekaligus dalam bentuk yang paling besar, misalnya dalam hal ini 1 kg, tapi pecahlah dalam kepingan 100 gram sebanyak 10 keping. Sehingga apabila dikemudian hari, kita perlu untuk menjual emas, kepingan yang lebih kecil akan jauh lebih praktis dan kita tidak perlu menjual keseluruhannya.

Yang keempat, jangan biarkan sampai LM terjatuh, karena bila terjatuh, dan timbul cacat, maka nilainya bisa berkurang.

Yang kelima, demi keamanan, simpanlah LM kita di safe deposit box (SDB), untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Terakhir, yang keenam, berhati-hati dengan berbagai macam tawaran investasi emas, seperti kasus investasi bodong yang ditawarkan oleh Golden Traders Syariah Indonesia (GTIS) dimana calon konsumen harus membayar emas dengan harga 30% lebih tinggi dari harga pasar. Tawaran seperti ini biasanya menawarkan imbal hasil yang fantastis, too good to be true.

Di sisi lain, kita juga mengenal emas perhiasan, perhiasan memang kelihatan cantik dan sedap di pandang, namun emas perhiasan bukanlah investasi yang tepat karena perhiasan mempunyai kelemahan. Pada saat kita membeli, pasti akan dihitung ongkos pembuatannya, tapi pada saat kita menjual, akan ada potongan yang lumayan besar yaitu ongkos pembuatan perhiasan itu sendiri, karena ongkos pembuatan tersebut hanya dihitung pada saat kita beli perhiasan emas tersebut dan pada waktu kita menjual emas perhiasan, hanya dihitung berat dan kadarnya saja. Selain itu bila anda tidak paham kadar dan karat emas, maka bisa saja anda di bohongi oleh penjual. misalnya kita membeli perhiasan kalung emas 75% dengan 22 karat. Pastikan kita mendapatkan surat atau sertifikat dari toko penjual nya. Jangan sampai pada saat kita ingin menjual perhiasan emas nya lagi, ternyata perhiasan yang kita beli hanya 70% dan 18 karat.

Investasi emas memang unik, cermatlah dalam membeli emas.

CICIL DAN GADAI EMAS, APA JADINYA KALAU MARKET TREND TURUN?

picture source: bisnis.liputan6.com

picture source: bisnis.liputan6.com

Tadi pagi waktu sahur, salah satu acara TV nasional menayangkan acara talkshow dengan nara sumber merangkap sponsor dari salah satu bank syariah nasional (tidak perlu disebut namanya ya). Yang dibahas mengenai produk dari bank tersebut yaitu cicil dan gadai emas. Disebutkan bahwa untuk nasabah yang berminat untuk membeli emas bisa dengan mencicil dengan margin yang disepakati, dan yang BU alias butuh uang, tinggal gadaikan saja emasnya.  Sayangnya ada beberapa informasi yang tidak lengkap dijelaskan waktu talk show. Untuk itu kita bahas dari kondisi trend gold market yang terus menurun supaya lebih jelas.

Untuk Cicil Emas, hal lain yang kurang lengkap disampaikan adalah pada saat mencicil emas dengan trend market price turun. Jika anda pilih membeli emas dengan cara mencicil di bank atau pegadaian, maka selisih atas penurunan harga pasar emas tidak mengurangi cicilan anda, anda diharuskan tetap membayar cicilan sesuai perjanjian awal. Contohnya jika harga emas yang anda beli awalnya seharga Rp. 12 juta kemudian turun jadi Rp. 10 juta, maka cicilan anda tidak ikut turun, tapi tetap untuk seharga Rp. 12 juta. Oleh karena itu konsumen harus jelas akan terms and condition nya.

Sedangkan untuk Gadai Emas, prinsipnya, anda menggadaikan barang anda untuk mendapatkan sejumlah uang dan kemudian ditebus kembali. Jika dalam hal ini adalah emas batangan, maka bank atau pegadaian yang menyediakan bisnis gadai emas akan menaksir emas tersebut dengan harga emas yang tentunya lebih rendah dari market price. Misalnya market price emas LM Antam hari ini (per 27 Juli 2013) Rp. 450.000/gram , maka nilai taksiran bank atau pegadaian pasti di bawah itu misalnya Rp. 400.000/gram. Dan nilai pinjamannya maksimum hanya 93% dari nilai taksiran. Kemudian nilai pinjaman dikurangi lagi biaya administrasi yang rangenya Rp. 12.500 – Rp. 60.000.  Jadi yang anda terima Rp. 312.000, ini sama dengan 69% dari market price sekarang. Artinya biaya awal untuk gadai emas mencapai 31% dari market price. Belum lagi dikurangi biaya sewa per bulannya yang nilainya 1,25% per gram atau dari nilai pinjaman.

Jika kondisi pasar harga emas turun terus, maka bank atau pegadaian akan meminta selisih dari nilai pasar tersebut kepada anda sebagai kekurangan atas nilai pasar yang baru. Misalnya saat anda menggadaikan emas, nilai harga emas Rp. 520.000/gram, tapi kemudian harga emas merosot menjadi Rp. 450.000/gram dalam sebulan. Selisih Rp. 70.000/gram ini harus dibayar oleh anda, untuk memperpanjang gadai. Jika tidak anda bayar, maka bank atau pegadaian punya hak untuk melelang emas anda yang dijaminkan tersebut. Di TV, pada saat si host menanyakan mengenai trend gold market yang turun saat ini ke nara sumber, hal tersebut tidak di jawab secara lengkap, sehingga informasi kepada pemirsa TV kurang lengkap.

Jadi kalau ada tawaran produk baik dari bank, pegadaian atau institusi lainnya, tanyalah secara detail, apa saja term and conditionnya. Supaya tidak menyesal di kemudian hari. Selain itu, jika sudah kepepet, BU alias butuh uang, jual saja emas  atau perhiasannya. Toh jika anda sudah mampu membeli sebelumnya, anda akan mampu membelinya lagi.

Catch me: @rizalplanner

Email me: rizal.planner@gmail.com

CERMAT MEMILIH INVESTASI

source: aegonreligare.com

source: aegonreligare.com

Akhir-akhir ini media massa banyak memberitakan seorang ustadz terkenal yang dihentikan kegiatan pengumpulan dananya oleh otoritas yang berwenang (baca: OJK = Otoritas Jasa Keuangan). Di radio kita juga mendengar, bahwa OJK banyak memberikan himbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam berinvestasi.

Tulisan ini tidak untuk membahas si ustadz (tidak perlu disebut namanya yaa) atau OJK atau person secara tertentu, tapi untuk diri kita sendiri dalam memahami keputusan investasi yang kita pilih, agar kita cermat dan berhati-hati.

Selain tips yang pernah saya bahas dalam tulisan saya 14 Januari 2013 https://rizalplanner.wordpress.com/2013/01/14/tips-berinvestasi/ , ada beberapa hal yang juga perlu menjadi concern kita dalam berinvestasi.

  • Legalitas usaha.
    • Adakah Surat Izin Usaha dari otoritas yang berwenang? Kalau misalnya mengumpulkan dana pihak ketiga, harus punya izin dari BI seperti layaknya Bank, kalau punya usaha pengelolaan dana, tentu harus ada izin dari OJK, kalau investasi komoditas, harus ada izin dari Otoritas Bursa Berjangka. Jadi jika ingin lebih yakin, cek terlebih dahulu surat ijin usaha nya ke otoritas berwenang, dan apakah benar izin usaha tersebut valid?
  • Underlying asset.
    • Duitnya untuk beli apa sebagai dasar investasi? Duit kelolaannya itu diputar dimana? Apakah di Pasar Modal? Pasar Uang? Komoditas? Forex? Properti? Tambang? Emas? atau apa? Semuanya itu bisa dihitung return nya. Misalnya jika ada yang menjanjikan return 10% per BULAN, patut di tanyakan, duitnya di putar dimana? Apa saja portfolionya? Sudah berapa lama mengelola portfolio tersebut. Mana buktinya? Hal-hal tersebut merupakan pertanyaan yang harus menjadi concern kita, agar duit kita tidak hilang.
  • Kapasitas dan Pengetahuan.
    • Apakah pemilik usaha atau pengelola dana tersebut mempunyai kapasitas yang cukup dalam mengelola dana. Apakah ia mempunyai pengetahuan yang memadai dalam mengelola investasi. Apakah ia memiliki lisence (surat ijin) yang diterbitkan oleh otoritas berwenang, seperti di pasar modal dikenal adanya lisence MI (Manajer Investasi). Karena jika salah kelola dan tidak cukup kapasitasnya dalam mengelola portfolio yang ada, maka taruhannya selain nama baik juga secara hukum bisa dituntut, karena tidak berizin.
  • Kepercayaan.
    • Apakah si pengelola dapat dipercaya? Apakah dia punya track record yang bagus dalam dunia investasi? Sebagai contoh, misalnya untuk bank sebagai agen penjual reksadana tentu sudah melakukan seleksi terhadap manajer investasi. Bank mempunyai kriteria tersendiri dalam menilai kelayakan suatu manajer investasi agar produknya layak di jual oleh bank. Karena bank juga tidak mau terkena dampak jika terjadi apa-apa dengan si penjual alias si manajer investasi meskipun sudah dijelaskan di awal bahwa bank hanya sebagai agen penjual reksadana saja.

So guys, be careful choosing your investment.

Catch me; @rizalplanner

Email me: rizal.planner@gmail.com

Pilih mana: KTA vs Gadai?

source: rimanews.com

source: rimanews.com

 

Kalau sudah menjelang ajaran tahun baru, bank maupun pemberi jasa keuangan berlomba menawarkan pinjaman, kredit atau pembiayaan kepada masyarakat, istilah banking nya: fasilitas. Ya, fasilitas ini kepada siapa saja yang kira-kira perlu jasa bank atau perusahaan pembiayaan yang kalau di lihat profil dan track record nya bagus. Tapi kalau sudah ada dalam Daftar Hitam BI (DHBI) sebagai salah satu bukti negatif track record kredit perbankan anda, maka bisa dipastikan sulit untuk dapat fasilitas tersebut.

Kalau sudah mepet alias kepepet butuh uang, dan jika ada tawaran Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau Gadai, rasanya seperti  menemukan oasis dan onta di gurun, kalau sudah begini sebaiknya tidak anda pilih dua-duanya. Karena bisa jadi oasis nya ternyata beracun atau ontanya sekarat. Mengapa? Karena keduanya memberikan dampak pada cash flow anda secara bulanan, memberikan anda kewajiban yang harus anda penuhi kepada pihak kreditur dalam jangka waktu cukup lama yang tidak bisa anda tawar-tawar. Sementara kebutuhan fixed yang sudah ada tetap harus dipenuhi.

Kalau di lihat hitungannya, untuk KTA dan Gadai, keduanya menawarkan bunga flat, artinya bunga yang tertera dalam penawaran harus dihitung lagi bunga efektifnya.  Misalnya bunga KTA 1% flat per bulan, maka bunga efektifnya 21,4% per tahun, sedangkan bila bunga Gadai 0,9% flat per bulan dengan kredit fidusia (artinya jaminan benda bergerak seperti mobil) maka bunga efektifnya kurang lebih sama dengan bunga KTA. Tulisan mengenai KTA bisa di lihat di https://rizalplanner.wordpress.com/2013/01/07/di-balik-penawaran-kta/

Sebagai financial planner, saya tidak merekomendasikan untuk mengambil salah satu ataupun keduanya dari dua produk tersebut untuk menutupi kebutuhan yang sudah mepet seperti sekarang untuk anak sekolah. Yang saya rekomendasikan adalah jual benda yang anda punya, Kalau anda punya emas, jual saja, kalau punya perhiasan, jual saja, semuanya untuk menutupi kebutuhan mepet tersebut.

Ingat, jangan membiayai kebutuhan mepet apalagi konsumtif dengan bunga produktif seperti di atas. Kecuali jika anda punya usaha  yang memberikan return lebih besar daripada bunga KTA ataupun gadai.

So lets plan ahead for our family.

 

Catch me: @rizalplanner

Email: rizal.planner@gmail.com

 

MENGAPA BELI EMAS SECARA MENCICIL TIDAK DI REKOMENDASIKAN?

gold

Saat ini emas dalam trend bearish market, meskipun sempat rebound tapi kemudian turun lagi, harga terakhir emas batangan LM Antam Rp. 493.500/ gram untuk harga 100 gram (sumber: logammulia.com, 1 Mei 2013). Banyak orang yang beli emas hari-hari terakhir ini, memanfaatkan momentum bearish ini. Pegadaian dan beberapa bank syariah menawarkan pembelian emas secara cicilan, dimana kita bisa membeli emas dengan harga hari ini plus tambahan perhitungan bunga dan jasa penyimpanan dengan cara mencicil selama 1, 3, 6, 12, 18, 24 dan 36 bulan. Dalam tulisan ini contoh yang di ambil adalah dari Pegadaian untuk memudahkan perhitungan.

Sebagai contoh, misalnya kita membeli 100 gram LM Antam dengan harga dasar Rp. 49.350.000, tapi karena Pegadaian menerapkan margin baik beli nyicil maupun beli cash, maka harga beli cash LM Antam tambah 3% dari harga dasar, sehingga harga yang dibayarkan menjadi Rp. 50.830.500 (lihat tabel di bawah). Artinya meskipun kita beli cash, kita ga bisa dapat harga dasar LM Antam seperti yang ada di websitenya, karena ada margin untuk Pegadaian.

Rabu , 1 Mei 2013  
. Unit Logam Mulia Harga Dasar *) Harga Cash Tempo 1 bulan Tempo 3 bulan Tempo 6 bulan
. Uang Muka Minimum Pelunasan Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan
. 5 gram 2.515.000 2.590.450 579.126 2.072.360 711.792 650.756 727.511 333.238
. 10 gram 4.980.000 5.129.400 1.092.832 4.103.520 1.355.527 1.288.575 1.386.652 659.850
. 25 gram 12.375.000 12.746.250 2.633.950 10.197.000 3.286.731 3.202.031 3.364.075 1.639.688
. 50 gram 24.700.000 25.441.000 5.202.480 20.352.800 6.505.405 6.391.125 6.659.780 3.272.750
. 100 gram 49.350.000 50.830.500 10.339.540 40.664.400 12.942.753 12.769.313 13.251.190 6.538.875
. 250 gram 123.250.000 126.947.500 25.744.300 101.558.000 32.245.738 31.890.938 33.016.050 16.330.625
. 1000 gram 492.000.000 506.760.000 102.597.800 405.408.000 128.550.800 127.305.000 131.625.800 65.190.000
.                  
. Unit Logam Mulia Tempo 12 bulan   Tempo 18 bulan Tempo 24 bulan Tempo 36 bulan
. Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan Uang Muka Minimum Angsuran per-bulan
. 5 gram 906.076 164.313 1.099.731 107.167 1.308.476 77.965 1.600.216 52.256
. 10 gram 1.740.232 325.360 2.123.692 212.203 2.537.032 154.380 3.114.712 103.473
. 25 gram 4.242.700 808.500 5.195.575 527.313 6.222.700 383.625 7.658.200 257.125
. 50 gram 8.413.480 1.613.733 10.315.380 1.052.494 12.365.480 765.700 15.230.680 513.211
. 100 gram 16.755.040 3.224.200 20.554.990 2.102.858 24.651.040 1.529.850 30.375.640 1.025.383
. 250 gram 41.766.800 8.052.333 51.257.050 5.251.819 61.486.800 3.820.750 75.783.800 2.560.861
. 1000 gram 166.557.800 32.144.000 204.441.800 20.964.667 245.277.800 15.252.000 302.349.800 10.222.667
.                  
. *)Harga dasar berubah setiap waktu, informasi harga dasar dapat juga diperoleh di http://logammulia.com/gold-bar-id.php, sumber: http://kredit-emas.blogspot.com/p/tabel-kredit-emas.html

 Kalau kita beli nyicil, maka uang muka minimum yang harus di bayar Rp. 16.755.040, dan cicilan selama 12 bulan Rp. 3.224.200/ bulan. jika kita hitung, maka total harga yang dibayar sampai lunas Rp. 55.445.440, yang artinya Pegadaian mengenakan bunga 12,4%  setahun atau kurang lebih 1% sebulan kepada kita selaku pembeli. Jika kita lihat kinerja emas selama tahun 2012 lalu, kenaikannya hanya 7,51%, artinya jika selama 1 tahun ke depan kenaikan harga emas tetap 7,51% sejak kita beli hari ini, maka emas yang kita pegang return nya negative (- 4,89%.), kalau dihitung value dari 100 gram emas kita tsb menjadi hanya Rp. 52.734.158 pada saat lunas 12 bulan kemudian, rugi Rp. 2.711.282. Inilah alasannya mengapa membeli emas fisik itu tidak direkomendasikan dengan cara mencicil.

Meskipun data kinerja emas menunjukkan bahwa di tahun 2011 return dari emas 17%, dan di tahun 2010 sebesar 24,9%, tapi tidak ada jaminan bahwa dalam jangka pendek harga emas akan terus naik. Karena jika tujuan kita beli emas untuk dijual lagi setelah lunas, maka bisa jadi malah buntung padahal maunya untung.

Oleh karena itu jika kita membeli emas, belilah secara tunai, jika kita hanya mampu hanya 100 gram, tidak usah dipaksakan untuk mencicil 1000 gram, sesuaikan dengan kemampuan kita.   

Sebagai catatan, sebagai instrumen hedging (lindung nilai), emas merupakan salah satu yang di rekomendasikan.

Catch me: @rizalplanner

Email: rizal.planner@gmail.com